Thursday, February 23, 2017

Ternyata Properti di Luar Jabodetabek Juga Prospektif, Ini 2 Kota di Antaranya

Kawasan Jabodetabek memang merupakan ladang subur bagi para pengembang untuk membangun proyek-proyeknya. Bagaimana tidak, di sanalah ibu kota Indonesia berada. Perkenomian Indonesia pun berpusat di kota-kota tersebut.

Jadi, tidak heran bila daerah Jabodetabek menjadi magnet tersendiri bagi para pengembang properti Indonesia. Kawasan superblok dan perumahan berkonsep kota mandiri pun mulai bermunculan. Tidak ketinggalan pula gedung-gedung pencakar langit yang merupakan apartemen Jakarta dan perkantoran.

Namun, kondisi kota yang semakin padat karena banyaknya pendatang baru dan harga properti yang mulai melangit, membuat para pengembang kini mulai melirik daerah lain.
Berbekal kejelian dalam melihat prospek di masa depan, para pengembang akhirnya mulai melebarkan sayapnya dengan membangun berbagai proyek di kota-kota berikut ini.

  1. Surabaya

Tidak bisa dimungkiri lagi, kota terbesar kedua setelah Jakarta ini memang menjadi primadona di mata para pengembang. Berikut ini beberapa alasannya.
  • Gerbang ekonomi bagi kawasan Indonesia Timur

Perusahaan-perusahaan besar umumnya mendirikan kantor dan pabriknya di Surabaya sebagai perwakilan wilayah Indonesia Timur. Kebutuhan akan kawasan industri dan perkantoran merupakan peluang empuk bagi para pengembang. Mereka pun akhirnya mendirikan gedung-gedung bertingkat di kawasan pusat bisnis dan membangun kawasan pergudangan dan pabrik di pinggiran kota.
harga perumahan surabaya

Berdirinya kantor dan pabrik di Surabaya tentu menarik tenaga kerja untuk bermukim di kota pahlawan ini. Itu berarti, permintaan akan tempat tinggal juga meningkat. Oleh karena itu, dibangunlah apartemen di lokasi-lokasi strategis dan perumahan - perumahan Surabaya modern.
  • Tingkat pendapatan yang tinggi

Perlahan tapi pasti, tingkat pendapatan penduduk Surabaya terus meningkat, walaupun tentu saja belum menyamai penduduk Jakarta. Pendapatan yang meningkat akan menggiring kenaikan daya beli masyarakatnya. Maka dari itu, tidak heran bila kini masyarakat  tidak hanya berburu properti untuk ditinggali tetapi juga untuk dijadikan sarana berinvestasi sebelum harga properti naik.

Kenaikan daya beli juga turut menjadikan masyarakat semakin konsumtif. Pengembang memanfaatkan hal tersebut dengan membangun berbagai mal. Masyarakat pun menyambut baik keberadaan mal-mal baru yang bermunculan dengan memadatinya tiap akhir pekan.

Daerah di Surabaya yang cocok untuk menjadi ladang berinvestasi adalah kawasan Surabaya Barat dan Surabaya Timur. Kawasan Surabaya Barat dulunya jarang dilirik oleh investor dan pengembang. Maklum saja, dahulu kawasan tersebut terbilang sebagai daerah pinggiran dan masih banyak sawah yang bisa Anda jumpai, pengembangan properti hanya sebatas rumah minimalis bertipe 45/63. Fasilitas pun masih belum banyak dibangun pemerintah.

Namun, semenjak pengembang ternama, Ciputra Group, membangun kawasan permukiman modern di sana, Surabaya Barat baru mulai menunjukkan daya tariknya. Kini, Surabaya Barat menjadi pusat gaya hidup modern dan berkelas. Anda bahkan bisa menjumpai 4 lapangan golf di Surabaya Barat. Ditambah lagi, Pakuwon Group juga membangun mal besar di kawasan tersebut, yakni Supermall.
Berbeda dengan Surabaya Barat, kawasan Surabaya Timur memikat pengembang dan investor karena banyaknya perguruan tinggi yang berlokasi di sana. Oleh karena itu, para pengembang mendirikan banyak apartemen terjangkau yang dekat dengan universitas, untuk menarik mahasiswa.
  1. Batam

Siapa yang sangka, pulau mungil yang merupakan bagian dari Provinsi Kepulauan Riau ini menyimpan potensi tersembunyi. Lokasi Batam dipandang sangat prospektif di mata para pengembang. Berikut ini alasannya.
  • Berada di jalur pelayaran internasional

Lokasi Batam berbatasan langsung dengan Singapura dan Malaysia. Barang-barang yang dieskpor dan diimpor via jalur laut umumnya akan terlebih dahulu singgah di Batam.

Itu sebabnya, banyak perusahaan yang mendirikan kantor dan gudang di Batam untuk mengurus administrasi dan menampung barang-barang sementara, sebelum didistribusikan ke pabrik. Nah, para pengembang mengambil kesempatan tersebut dengan mendirikan kawasan pergudangan dan ruko-ruko.
  • Harga properti lebih murah

Harga properti di Batam saat ini masih terjangkau, sehingga cocok untuk dijadikan ladang berinvestasi. Hal tersebut tidak hanya menarik minat investor lokal, tetapi juga investor dari Singapura dan Malaysia. Investor asing tersebut terpikat karena lokasi Batam yang sangat dekat dengan kedua negara tersebut, namun harga propertinya jauh lebih terjangkau. Selain itu, investor lokal juga cukup diuntungkan, karena properti yang dijual bebas dari PPN.

Sebelum pengembang-pengembang besar menginjakkan kaki di Batam, pertumbuhan harga pasar properti dan perumahan Batam hanya berkisar 10% hingga 20% per tahun. Namun, keadaan berubah sejak para pengembang mulai membangun dan mengelola properti di Batam. Wajah Batam yang berubah semakin modern mulai menarik minat masyarakat yang berburu tempat tinggal atau untuk kepentingan investasi. Berikut ini beberapa proyek yang dikerjakan pengembang dan menuai kesuksesan.
  • Cipta Green Ville
Perumahan seluas 25 hektare ini dibangun oleh PT Buana Cipta Propertindo. Lokasinya strategis, karena dekat dengan Bandara Hang Nadim dan dikelilingi berbagai fasilitas penting, seperti pusat pendidikan, kantor pemerintahan, dan pusat perbelanjaan. Diperkirakan kenaikan harga jual hunian di perumahan ini sebesar 50% per tahun.
  • CitraLand Megah Batam
harga properti perumahan batam
Bisa ditebak dari namanya, perumahan yang berlokasi di pusat kota Batam ini didirikan oleh pengembang ternama, yakni Ciputra Group. Setiap hunian di sana dibangun sangat mewah, karena dilengkapi dengan lift dan kolam renang pribadi. Saking eksklusifnya perumahan tersebut, banyak warga asing yang tertarik dan membeli. Sekitar 20% hunian di perumahan ini telah terjual ke pembeli mancanegara. Karena begitu diminati, harga jual rumah diprediksi akan mengalami peningkatan sebesar 25% di tahun berikutnya.

Kedua kota di atas menawarkan properti yang dibanderol dengan harga lebih terjangkau, bila dibandingkan dengan harga pasar properti di Jabodetabek. Ditambah lagi, pembangunan infrastruktur dan perumahan masih akan terus berlanjut. Oleh karena itu, berinvestasi properti di kedua kota ini merupakan hal yang tepat.
Post a Comment