Berikut Ini Contoh Soal Psikotes dan Tips Jawab soal Psikotes Seleksi Kerja


Pada saat anda akan melakukan tes psikotes di tempat anda akan melamar pekerjaan. Tentunya anda harus mempersiapakan segala sesuatunya, terutama mengenai soal-soal tes psikotes. Jadi, sebelum anda melakukan tes psikotes, maka sebaiknya anda mempelajari terlebih dahulu contoh soal psikotes. Dengan demikian anda bisa sudah terbiasa dan bisa mengerjakan tes psikotes dengan bagik. 

Berikut ini contoh soal psikotes dan tips jawab soal psikotes :

1. Tes Psikotes Logika Aritmatika




Apabila anda melamar posisi yang melibatkan banyak aktivitas menghitung dengan rumus seperti data analyst, finance atau software engineer, tentunya akan dipertemukan dengan soal psikotes logika aritmatika. Soalnya, dalam tes ini terdapat deretan angka yang harus dipahami polanya oleh anda. Dalam hal ini, deretan angka tersbut harus bisa anda pecahkan lewat pembagian, perkalian, penjumlahan, pengurangan, pecahan angka dan persentase. Sehingga daya fokus serta konsentrasi yang tinggi sangat dibutuhkan saat mengerjakan jenis soal ini. 


Contoh Soal :


1 24 20 16 12 =....


4


2


8


6


Jawaban : 8


Adapun cara menjawabnya : anda kurangi setiap angka dengan 4, maka jawaban yang benar adalah 12-4=8.


Sebagai tips untuk mengerjakan jenis psikotes tes logika ini adalah anda harus melihat keseluruhan deret angka dengan membaca polanya. Pola tersebut bisa berupa pengelompokan loncat, urutan, maupun pengelompokkan secara berurutan. Selai itu, jangan terlalu fokus pada 2-3 angka yang ada di depan, karena angka-angka tersebut biasanya belum bisa mewakili dengan baik. Anda juga jangan terlalu fokus pada satu soal karena terlalu asyik mengerjakannya, sehingga anda lupa dengan batasan waktu yang sudah ditentukan.

2. Tes Psikotes Logika Deret Gambar (Penalaran)








Sebenarnya tes ini hampir sama dengan konsep tes logika aritmatika. Namun yang membedakannya adalah penggunaan media gambarnya yang menggunakan 2 atau 3 dimensi. Perlu anda ketahui bahwa kunci dari mengerjakan tes ini adalah konsentrasi, dimana anda harus benar-benar memperhatikan polanya. Jangan sampai anda melewatkan detail sekecil apapun, seperti perputaran warna atau penempatan titik.

3. Tes Kraepelin/Pauli (Koran)




Seperti yang diketahui bahwa tes psikotes Pauli atau yang lebih populer dengan sebutan tes koran ini merupakan tes perhitungan sederhana dan relatif mudah. Di tes ini anda bertugas untuk menjumlahkan deretan angka-angka dari mulai 0-9 yang tersusun secara vertikal (dari atas ke bawah). Hampir mirip dengan lembaran koran yang dipenuhi deretan angka. Tentunya tes ini sangat melelahkan serta menguras pikiran untuk selalu berkosentrasi karena saking banyaknya jumlah angka berderet yang harus anda jumlahkan. Sebagi tips, untuk mengerjakan tes jenis ini, kuncinya adalah anda harus mengerjakan dengan tempo anda sendiri, jangan sampai terpengarug dengan cara yang dilakukan oleh orang lain yang bisa membuat anda semakin panik dan tertekan, jangan terlalu cepar atau lambat, yang terpenting pastikan kecepatan tempo anda dalam mengerjakan soal ini tetap konsisten.

Sebaiknya anda tidak terburu-buru dalam mempelajari jenis-jenis soal psikotes di atas. Setidaknya 1-2 minggu sebelum hari H yang sudah ditetapkan oleh pihak perusahaan. Dan usahakan sebelum mengerjakan tes psikotes tersbut, maka tenangkan diri anda supaya konsentrasi anda tidak buyar. Selain itu, jangan lupa untuk melakukan sarapan pagi terlebih dahulu sebelum berangkat ke tempat tes psikotes, karena proses tes psikotes ini bisa memakan waktu yang cukup lama, sehingga jika peut anda dalam keadaan kosong karena belum sarapan bisa membuat anda kelelahan yang akhirnya bisa menghilangkan konsentrasi anda.

Comments