Monday, February 21, 2011

Cinta Cenat Cenut

Minggu kemaren nonton Golden Ways nya Mario Teguh da kuis nanyain pilihan lebih suka mencintai atau dicintai?? Klo aku sendiri lebih suka mencintai daripada dicintai. Why? karena menurutku mencintai itu lebih asik daripada dicintai.

Kok iso??? mencintai kan harus berjuang demi yang dicintainya, berkorban n belum tentu dapetin pujaan hati, sedangkan yang dicintai kan enak klo pengen sesuatu ada yang ngusahain. Justru disitulah cenat cenutnya cinta (berasa boysband : kumur-kumur)

Seseorang yang mencintai bener2 merasakan apa itu cinta, sakit, kangen, rindu, cemburu, patah hati, semangat, harapan .......pikun

Sementara dicintai seolah hanya terima jadi, iya klo dia demen sama fansnya, enyak enyak enyak, masih mending klo yang ngejar2 tuh secantik asmirandah, klo dicintai jejenis maho ya najis tralala deh, mbok si maho mau ngungkapin cintanya kek gimana tetep aja tendang ke kutub utara.

Mencintai berarti penerimaan diri orang lain dan peningkatan diri sendiri, meskipun orientasi cinta cenderung hasil tapi justru aku menikmati prosesnya, gimana getolnya ngejar2 si doi, gimana merasakan adrenalin berdebar2. Berusaha memahami, mengerti karakter orang lain, yang nyebelin sekalipun untuk kemudian disuggestikan ke otak dalam bentuk pemahfuman, menerima latar belakang, kekurangan kelebihan dan masa lalu mereka, sebagai bagian dari pembentukan karakter mereka saat ini, thanks to them who has been came before me.

Tanpa mereka mungkin pasangan kita hari ini lebih juelek dari yang biasa kita lihat, entah dari sifat atau sikapnya, mungkin dengan pasangan sebelumnya sifat buaya daratnya dah didiskon 50%, sikap cueknya dah berkurang 30%. Sisanya ya tinggal kita bantu permak jadi lebih bagus lagi.

Cinta datang n pergi n buat aku sendiri itu bukan masalah, siapapun mereka yang pernah datang adalah orang yang tepat bagi kita untuk belajar, step by step menjadi lebih baik. In the name of love, there's no wrong people in a wrong place, yang ada orang yang tepat untuk belajar, Tuhan hanya menempatkan mereka untuk menggodok kita agar lebih siap menjemput jodoh kita, bukan untuk dipertahankan sampai mati atau dipaksa harus poligami.

Seandainya pasangan kita saat ini hanyalah sementara, setidaknya hari ini kita belajar untuk lebih menghormati dan menyayangi, meningkatkan kualitas kita untuk ia yang mungkin datang setelahnya, atau jika Tuhan mengijinkan mungkin hari ini adalah bagian dari cinta sampai menutup mata, maka jadikanlah dia sempurna untukmu.

If You Not The One, Then I Must Not Be Your Daniel Bedingfield


gambar nyolong dimari
angnjrit judule ga nguati (kumur-kumur lagi)

Post a Comment