Tuesday, August 18, 2009

Diantara malam

Dan diantara malam2 yang sunyi senyap

Ilalang terpekur dalam lelap tidurnya

Mahligai menutup diri dalam segenggam asa

Kelu dan haru

Sekelumit keanggunan yang tersisa di rerumputan

Menjumput bayang-bayang hitam sang biduan

Adakah cintaku menggapai semestamu??

Kisah hati akan sekelumit rasa dan asa

Tertoreh dalam dan angkuh terpatri

Mendayuku dalam biduk kerapuhan

Mengekangku lalu mengenangku

Bagai tabir yang terusik sayap sayap merpati

Terukir dalam helai helai kuntum melati

Memburu senja demi nafasku

Terhampar luas dalam bingkai cermin retak

Membelaiku lalu mencumbuku

Prahara yang tertumbuk dalam lesung pipitmu

Akankah sirna saat menyentuh pelupuk mataku?

Tiadalah aku disini untukmu

Kekinian hanya untuk memujimu

Keberadaan hanya untuk menyanjungmu

Karena siapa yang kau sebut aku

Tersumpal dalam rengkuhan bantal-bantal tua

Tanpa nama tanpa makna

Hanyalah bait-bait puisi diantara malam

Post a Comment