Thursday, January 29, 2009

Antara orang pintar dan masuk angin



Dunia kreatif iklan memang menarik untuk disimak, sudah lama Tolak Angin menjadi brand untuk obat masuk angin apalagi dengan slogan Orang Pintar Minum Tolak Angin. Slogan yang cukup ampuh di kalangan masyarakat. Beberapa bulan kemaren keluarlah sebuah produk obat masuk angin terbaru yaitu Bintangin, sebenarnya Bintangin belumlah setenar Tolak Angin maupun Antangin JRG yang lebih dulu masuk diwarung2 pinggir jalan. Toh iklan Bintangin yang terang2 menantang Tolak Angin cukup menyita perhatian masyarakat kita. Minum Obat Masuk Angin Kok Harus Pintar, yang menjadi slogan Bintangin dibumbui dengan iklan2 lucu seputar ketidak ada hubungannya antara orang pintar dan masuk angin, pas dengan pertanyaan2 konyol dan aneh yang menunjukkan kalau kesembuhan tuh ya minum obat nggakk perlu pinter duluan biar sembuh.

Lucu... menggelikan dan menghibur, karena iklan itu tampak konyol dan mengonyolkan brand Tolak Angin sebagai obat masuk anginnya orang2 pintar. Sampai akhirnya muncullah iklan Tolak Angin terbaru dengan bintang Butet Kertarajasa yang mengangkat tema budaya2 bangsa Indonesia pasca diserobotnya budaya Indonesia oleh tetangga kita Malaysia. Iklan ini menarik sekali buat saya.

Disini Tolak Angin membuktikan bahwa mereka memang pantas disebut obat masuk anginnya orang pintar, iklan ini cerdas karena mampu menggambarkan perasaan masyarakat Indonesia terhadap kelakuan Malaysia, sekaligus dengan membalas olok2an iklan bintangin dengan cara yang elegan. Inilah contoh iklan kreatif dan cerdas yang pernah ada di periklanan televisi Indonesia.

Industri Periklanan adalah industri seni kreatif yang menuntut kreatifitas dan kecerdasan untuk mengubah mindset masyarakat terhadap sebuah produk, tentunya cara2 yang elegan dan santun jauh lebih mengena dibanding dengan iklan lucu dan menghibur. Disini saya tidak berdiri sebagai pendukung Tolak Angin dan merendahkan produk Bintangin, bagaimanapun juga Iklan Bintangin juga cukup cerdas karena memberikan kesadaran masyarakat untuk tidak terpacu pada sebuah iklan tertentu untuk mengkonsumsi produk, tapi kita tetap harus pintar ketika memilih sebuah produk konsumsi apalagi produk kesehatan dan makanan. Tentu saja untuk memilih obat masuk angin yang cocok kita tetap harus pintar!!! hehehehe

Post a Comment