Thursday, August 7, 2008

dasar kalian Ahmadiyah

debat semalem bener2 terlihat konyol, terutama dari massa pro Ahmadiyah, dari semua debat yang dilakukan kita selalu melihat bahwa dalih2 mereka sebenarnya penuh keragu2an, bener tidaknya mereka sendiri yang menyatakan!!
setahu saya sudah merupakan kebiasaan golongan2 pengacau Islam mengajak mereka2 yang berlabel nasionalis untuk ikut bergabung dengan mereka, dalihnya seperti biasa ke-Bhinekaan terancam dengan ulah keras golongan muslim.
Sejak penerapan UU Sisdiknas sampe sekarang kolaborasi Kristen dan Aliansi2 yang ngakunya nasionalis selalu menjegal apapun yang berkaitan dengan Islam.
Contoh kekonyolan semalem adalah seorang pendukung AKKBB mempertanyakan kenapa sih AKKBB diserang??lha wong itu kan memperingati hari Pancasila??
Mungkin sedikit media yang melansir pada hari itu dari tangkapan kamera wartawan selain FPI yang melakukan pemukulan tampak seseorang membawa senjata api, dari penyelidikan polisi diketahui pembawa pistol itu adalah oknum polisi yang sedang tidak bertugas, dan ikut dalam demo karena keluarganya diajak oleh......AHMADIYAH!!!!
"Si polisi adalah Brigadir Kepala Iskandar Saleh, anggota unit kecelakaan di Satuan Lalu Lintas Polres Kota Tangerang. "Dia diamankan provost Polres pada 23 Juni pukul 16.00 WIB," kata Juru Bicara Mabes Polri Inspektur Jenderal Abubakar Nataprawira di Markas Polda Metro Jaya"(http://www.tempointeraktif.com/hg/nasional/2008/06/24/brk,20080624-126578,id.html)


"Saat ditanya apakah itu berarti Iskandar seorang pengikut aliran sesat Ahmadiyah? Abubakar mengelak, “Kita masih teliti. Masih dalam pemeriksaan provoost.” Namun Abubakar menambahkan bahwa mertua, isteri, dan anaknya memang ikut aliran sesat Ahmadiyah."

(www.eramuslim.com)

tapi seperti biasa hal ini tidak pernah menjadi sorotan media setajam sorotan terhadap FPI!!!

"Ternyata pada hari itu juga Munarman beserta anak muda yang “dicekik” di foto tersebut, Ucok Nasrullah, anggota Laskar yang dicegah oleh Munarman agar tidak melakukan tindakan anarkis, membantah berita fitnah tersebut. Sekalipun Tempo keesokan harinya meminta maaf atas pemuatan berita foto yang keliru tersebut, pembunuhan karakter Munarman telah terjadi dan terus berlangsung."(http://www.pmii-jatim.org/comment.php?comment.news.49)

jadi jelas insiden monas di dalangi Ahmadiyah!!! Klo lebih tidak percaya lagi, silahkan cek apakah AKKBB memiliki izin untuk demo ke Monas??
Tidak!!!begitu kata polisi yang bertugas mengawal demo!!rencana AKKBB memang akan demo di Monas tapi Polisi sudah memperingatkan kalo berani untuk tidak masuk monas, karena polisi tau itu akan memancing ormas Islam (FPI) untuk membubarkan demo, jadi polisi sebenarnya sudah memberikan alternatif jalan2 sekeliling monas untuk berdemo, dan polisi sudah menempatkan penjagaan di jalan2 protokol yang seharusnya dilalui demo, nah salah sendiri mereka melanggar izin dari Polisi.

"Tiba-tiba, di tengah aksi demo AKKB, mereka pindah alur demo ke arah MONAS yang saat itu sedang digunakan oleh ormas Islam untuk aksi damai. HAL INI SUDAH MELANGGAR KETENTUAN DEMO TERSEBUT DENGAN MENGUBAH ALUR DEMO KE ARAH MONAS.
Dan parahnya lagi, ketika AKKB sampai di MONAS, MEREKA MENERIAKKAN KALIMAT-KALIMAT YANG MEMERAHKAN TELINGA, SEPERTI PREMAN-PREMAN BERJUBAH (yang dimaksud adalah Muslim, yang erat hubungannya ke FPI bagi AKKB), lalu juga BANDIT BANDIT BERJILBAB, dan laen laen.
Dan AKKB menembakkan pistol ke arah langit (atas) sebanyak 4 kali.
PERTANYAAN : JIKA ANDA MANUSIA, WAJARKAH ANDA MARAH KETIKA ANDA DIEJEK HABIS HABISAN DAN DIPANASKAN DENGAN TEMBAKAN KERAS KE ATAS?
JAWABANNYA ADALAH YA."( Helmy di http://www.indonesiamatters.com/1799/insiden-monas-fpi/comment-page-4/)

Akhirnya memang berakhir seperti yang kita lihat FPI ngamuk dan massa AKKBB harus menerima bogem mentah....
eehhh...sempat2nya beberapa dari mereka mengeluhkan ketiadaan aparat yang mencegah aksi brutal FPI!!!

"Dari kedutaan besar AS ke HI, kita sudah siapkan pengamanan. Kalau di sini (Monas), mereka tidak meminta pengamanan," ujar Winarko. "Seharusnya massa AKKBB bubar setelah itu, tetapi nggak tahu kenapa malah ke Monas," tambahnya(http://www.kompas.com/read/xml/2008/06/01/16521199/fpi.beringas.10.anggota.akkbb.terluka.parah)

"Menurut sumber-sumber di kepolisian Polda Metro Jaya, AKKBB dalam laporannya menyatakan akan berdemo di Bundaran HI dan tidak ke Monas. Polisi juga melarang massa AKKBB untuk longmarch ke Monas karena di Monas sendiri sudah banyak acara aksi yang sama pada hari itu. Anatar lain acar peringatan Hari Pancasila yang diikuti ribuan anggota dan simpatisan PDIP dan juga aksi demo anti kenaikan BBM yang dilakukan berbagai elemen umat Islam.

Namun entah kenapa, aksi AKKBB yang membawa-bawa anak kecil dan orangtua, bahkan banyak yang merupakan pendemo bayaran (dibayar Rp25 ribu perorang), dilanjutkan dengan aksi jalan ke Monas dan sengaja menuju lokasi di mana elemen umat Islam sedang melakukan aksi unjuk rasa. Polisi sudah mencegahnya tetapi para kordinator lapangan aksi AKKBB ngotot untuk mendekat ke lokasi yang menurut polisi bisa menimbulkan insiden. "

http://www.eramuslim.com/berita/nas/8605055214-akbb-sengaja-provokasi-fpi.htm



Afer all, rame2 massa AKKBB melakukan konfrensi pers, ga cuma di jakarta, wong saya denger abis dipukulin FPI mereka malah liburan ke Bali, konon mereka melakukan road show, "orang2 yang teraniaya oleh FPI" gitu kali- yah.
Nah yang lebih bodoh lagi mereka nyoba ngerayu Pemuda Pancasila untuk ngebelain mereka dalam kasus monas, tapi sayang Pemuda Pancasila boro2 mau nemuin AKKBB, malah ngeluyur ke markas FPI jenguk Habib Riziek,

"Kita ke sini sebagai bentuk dukungan terhadap FPI," kata Ketua Bidang Sosial Budaya Agama MPW Pemuda Pancasila DKI, Pujo Nugroho, Rabu (4/6/2008).

Pujo menjelaskan sikap Pemuda Pancasila sama dengan FPI terkait dengan Ahmadiyah. Mereka mendukung dibubarkannya Ahmadiyah. "Kami anti-Ahmadiyah dan anti-penistaan terhadap agama," ujar dia..

Pujo juga membantah adanya instruksi sweeping anggota FPI. Menurutnya pelaku sweeping hanyalah oknum yang mengenakan seragam Pemuda Pancasila "Tidak benar ada anggota PP men-sweeping anggota FPI. Itu hanya oknum," imbuh dia.(http://www.detiknews.com/read/2008/06/04/034350/949962/10/pemuda-pancasila-datangi-markas-fpi-beri-dukungan)

Ini nih anggota AKKBB
  • Indonesian Conference on Religion and Peace (ICRP) (didanai amrik)
  • National Integration Movement (IIM)
  • The Wahid Institute (sering berseberangan dengan kepentingan Islam)
  • Kontras
  • LBH Jakarta
  • Jaingan Islam Kampus (JIK)
  • Jaringan Islam Liberal (JIL) (yang ini ngaku Islam tapi doyan mabok)
  • Lembaga Studi Agama dan Filsafat (LSAF)
  • Generasi Muda Antar Iman (GMAI)
  • Institut Dian/Interfidei
  • Masyarakat Dialog Antar Agama
  • Komunitas Jatimulya
  • eLSAM
  • Lakpesdam NU
  • YLBHI
  • Aliansi Nasional Bhineka Tunggal Ika
  • Lembaga Kajian Agama dan Jender
  • Pusaka Padang
  • Yayasan Tunas Muda Indonesia
  • Konferensi Waligereja Indonesia (KWI)
  • Crisis Center GKI
  • Persekutuan Gereja-gereeja Indonesia (PGI)
  • Forum Mahasiswa Ciputat (Formaci)
  • Jemaat Ahmadiyah Indonesia (JAI) (INI BIANG KEROKNYA)
  • Gerakan Ahmadiyah Indonesia (YANG INI MASIH SODARAAN MA BIANG KEROKNYA)
  • Tim Pembela Kebebasan Beragama
  • El Ai Em Ambon
  • Fatayat NU
  • Yayasan Ahimsa (YA) Jakarta
  • Gedong Gandhi Ashram (GGA) Bali
  • Koalisi Perempuan Indonesia
  • Dinamika Edukasi Dasar (DED) Yogya
  • Forum Persaudaraan antar Umat Beriman Yogyakarta
  • Forum Suara Hati Kebersamaan Bangsa (FSHKB) Solo
  • SHEEP Yogyakarta Indonesia
  • Forum Lintas Agama Jawa Timur Surabaya
  • Lembaga Kajian Agama dan Sosial Surabaya
  • LSM Adriani Poso
  • PRKP Poso
  • Komunitas Gereja Damai
  • Komunitas Gereja Sukapura
  • GAKTANA
  • Wahana Kebangsaan
  • Yayasan Tifa
  • Komunitas Penghayat
  • Forum Mahasiswa Syariahse-Indonesia NTB
  • Relawan untuk Demokrasi dan Hak Asasi Manusia (REDHAM) Lombok
  • Forum Komunikasi Lintas Agama Gorontalo
  • Crisis Center SAG Manado
  • LK3 Banjarmasin
  • Forum Dialog Antar Kita (FORLOG-Antar Kita) Sulsel Makassar
  • Jaringan Antar Iman se-Sulawesi
  • Forum Dialog Kalimantan Selatan (FORLOG Kalsel) Banjarmasin
  • PERCIK Salatiga
  • Sumatera Cultural Institut Medan
  • Muslim Institut Medan
  • PUSHAM UII Yogyakarta
  • Swabine Yasmine Flores-Ende
  • Komunitas Peradaban Aceh
  • Yayasan Jurnal Perempuan
  • AJI Damai Yogyakarta
  • Ashram Gandhi Puri Bali
  • Gerakan Nurani Ibu
  • Rumah Indonesia (sumber http://sangpresiden.blogspot.com/2008/06/membongkar-jaringan-akkbb-by.html)
Sekarang tinggal bagaimana sikap kita menilai kondisi ini, yang jelas kalo Ahmadiyah memang ingin dianggap Islam gak usah sengaja bersembunyi di balik baju AKKBB yang sudah jelas didalamnya terdapat banyak organisasi yang berseberangan dengan Islam.
kembali ke Qur'an dan Sunnah gak usah bawa2 Tadzkiroh.
Tapi klo keukeuh ngakuin Mirza Ghulam jadi nabi silahkan bikin agama sendiri,

Post a Comment