Friday, June 6, 2008

FPI VS NU??gara-gara AKBB apa Ahmadiyah Amerika??

pertanyaan pertama dari judul di atas adalah kenapa bisa begitu sih??
yup cuman gara2 ALIANSI KEBABLASAN UNTUK KEBEBASAN BERAGAMA dan BERKEYAKINAN yang melakukan aksi damai mendukung Ahmadiyah ini terus terang bener-bener konyol. Kita jelas tahu apa itu Ahmadiyah(Ahmadiyah Qodiyan -- Jemaat Ahmadiyah Indonesia) adalah aliran sesat yang mengatasnamakan Islam sebagai panji-panjinya.
Berbeda dengan Ahmadiyah Lahore(Gerakan Ahmadiyah Indonesia) bukanlah ahmadiyah yang disesatkan MUI dikarenakan GAI hanya menjadikan Mirza Ghulam Ahmad sebagai Mujadid, layaknya kaum Sunni menganggap Ibnu Taymiah, Al Afghani, maupun Imam Syafi'i. Qadiyan justru menganggap bahwa Ghulam Ahmad adalah Nabi, ini jelas bertentangan dengan Islam, kalo kita kembalikan ke definisi Islam yang berbasis pada RUKUN IMAN dan RUKUN ISLAM,

Ahmadiyah Qadiyan, yang selanjutnya disebut Qadianisme karena 
menambah-nambah Dua Kalimah Syahadat menjadi tiga, yaitu pengakuan Ghulam Ahmad
sebagai nabi, maka rusaklah aqidahnya, syahadatnya Qadiyanisme batal. Karena
batal syahadatnya, Rukun Islam Pertama batal, maka Qadianism bukan Islam.
Qadianisme mempergunakan tiga ayat dalam Al Quran sebagai
pembenaran Tiga Kalimah Syahadat, yaitu: Khatamun Nabiyyin, namanya Ahmad dan wahyu yang akan datang.
Khatamun Nabiyin dan namanya Ahmad, sangat getol dikampanyekan misionaris
Qadianisme sebagai pembenaran Tiga Kalimah syahadat mereka. Dan juga sangat
sengit dibantah oleh ummat Islam.(http://www.mail-archive.com/mayapadaprana@yahoogroups.com/msg10828.html)

Mirip dengan kelakuan umat Syiah yang menambahkan syahadat Ali Waliyullah setelah 2 kalimat syahadat. Nah dengan adanya kegagalan Rukun Islam pertama yang batal maka gagal juga mereka disebut umat Islam.
Front Pembela Islam(FPI) adalah manifestasi sekelompok kaum muslim yang sangat intens mengawal syariat Islam dengan jalan apapun, mereka kerap disebut Islam radikal karena mereka sering menyelesaikan masalah dengan jalan kekerasan. Sementara NU adalah ormas Islam terbesar di Indonesia dengan kultur Islam yang beragam.
Perjuangan FPI menegakkan syariat Islam memang sangat keras, tidak jarang mereka menggerebek dan menghancurkan tempat hiburan malam, tempat mesum dan tempat temapt jorok yang sering dibacking oleh aparat dan pejabat negara. akibatnya jelas selama ini mereka dianggap pengganggu ketenangan...
Tetapi ada satu prinsip FPI yang saya simpulkan dari tindakan mereka gak berani melakukan perusakan di Masjid (kecuali milik Ahmadiyah), menyerang ormas Islam lain yang legitimate, maupun mendustakan MUI. Dengan kata lain FPI tidak pernah menyerang umat muslim, adapun yang mereka serang selama ini adalah orang muslim yang berada di balik bendera kesesatan.
kalau kita lihat aliansi sejenis AKBB, atau apapun jenis aliansi kebangsaan yang didasarkan lintas agama selama ini selalu

1. Melakukan ritual bid'ah doa bersama
haram bagi seorang muslim untuk beribadah bersama dengan non-muslim, ini sudah dicontohkan nabi muhammad lewat surat Al Kafirun, haram pula hukumnya menyampaikan ucapan selamat Natal kepada umat Kristen karena kita tahu tanggal 25 Desember sebenarnya adalah Hari Dewa Matahari milik bangsa romawi bukan hari lahir Isa Almasih, tetapi malah banyak Pejabat negara dan Kiai tidak hanya mengucapkan tetapi juga "menghadiri" perayaan Natal
2. mendorong adanya liberalisasi umat islam dan penyusupan feminisme
banyak dilakukan oleh kaum misionaris berkedok nasionalis, padahal Islam tidak pernah mencampuri agama lain.
3. mendukung ormas Islam Sesat; Ahmadiyah Qodiyan, JIL, Ahmad Musadeq,
4. menjegal kepentingan umat Islam; UU Sisdiknas, UU Pornografi, fatwa MUI yang sebenarnya hanya untuk konsumsi umat Islam.
5. Memiliki hubungan baik dengan penguasa global Amerika dan sekutunya

Tentu saja FPI merasa terpanggil untuk membubarkan aksi yang mengikis akidah umat islam, sayangnya pernyataan Habbib Riziq yang memasukkan GusDur sebagai biang kerok aksi AKBB justru dituding pendukung Gusdur sebagai penghinaan terhadap NU, perlu diketahui bahwa meskipun GusDur besar di NU bukan berarti pemikirannya selalu sejalan dengan NU, seingat saya GusDur merupakan salah satu Kiai yang paling berseberangan dengan kepentingan umat islam

1. Merupakan anggota yayasan Shimon Perez ( pembantai kaum Muslim Palestina)
2. Menyesatkan kiai dan MUI yang tidak sejalan dengan dirinya
3. Melontarkan pernyataan2 kontroversial sehingga umat bingung dan terpecah

Herannya GusDur tetap memiliki pengaruh terhadap pengikutnya, bahkan meskipun pemimpin partai bentukan GusDur selalu dipecat tanpa alasan yang jelas namun tetap pengikutnya menganggap GusDur benar tidak pernah salah, perlu berhati-hati untuk Gusdur supaya mengedepankan ukhuwah dan akhlakul karimah jangan sampai dirinya difigurkan sebagai seorang Wali ataupun Nabi yang selalu dibenarkan oleh pengikutnya.

Sekarang pancingan yang diberikan AKBB dan Ahmadiyah resmi memecahbelah umat islam, memandang FPI sebagai aib umat islam sehinga mengaburkan ke-kafir-an Ahmadiyah dengan isu baru. Tidak sedikit pemimpin umat yang mengatasnamakan ormas Islam menentang FPI tapi banyak juga pemimpin ormas Islam yang siap berdiri disamping FPI.
Islam sedang diuji, umat Muhammad sedang dihancurkan dipersiapkan untuk saling menghancurkan sesamanya. Tentunya Amerika akan tersenyum bangga dengan semua ini, semua ormas yang mengawal syariat Islam telah dikikis, setelah HAMAS dan IKhanul Muslimin di Mesir, Kini FPI di Indonesia menghadapi ujian berat harus berhadapan dengan saudara seiman kaerna provokasi dari antek Yahudi. Mungkin giliran pengawal syariat lain seperti Hizbut Tahrir sudah masuk daftar yang harus dihancurkan.
Mohon kepada FPI;LPI, NU;Banser;Ansor, Muhammadiyah;Kokam;PM,HTI, HMI, KAMMI,UKKI, Arimatea, FUI, Al-Irsyad,DDII,Hidayatullah, semua ormas Islam yang sah untuk duduk bersama dengan MUI menghindarkan perselisihan umat ini demi keutuhan dan kesatuan umat Islam

Post a Comment